Pernikahan Yang Melanggar Syarat Sah Nikah

 

Meskipun pernikahan mengharuskan terpenuhi syarat sah nikah, tetap saja sebagian manusia di dunia melanggar aturan ini, seperti halnya melanggar aturan lain. Masalahnya, bila soal melanggar bisa melahirkan generasi, keturunan, ini akan mengakibatkan kerusakan keturunan, seperti kesehatan fisik dan non fisik.

Apa saja jenis pernikahan yang melanggar syarat sah nikah? Agar tidak melebar pembahasanya, di sini hanya berfokus pada pelanggaran pernikahan terhadap syarat sah nikah menurut Islam.

1. Pernikahan Sesama Jenis

Ada sosok pria yang menyerupai wanita. Biasanya, orang seperti ini tidak suka menikah dengan sesama jenisnya. Ia ingin menikah dengan pria sejati. Namun, bisa juga terjadi pernikahan akibat kelainan seksual sekalipun tidak menyerupai perempuan.

Ada kasus pernikahan yang secara kasat mata sepertinya tidak melanggar sarat sah nikah. Padahal, aslinya melanggar sarat sah nikah. Kasus ini lebih ke dalam modus penipuan.

Sepeti yang dilansir di laman Pikiran Rakyat, pria asal lombok merasa tertipu dengan jenis kelamin si istri setelah menjalani pernikahan. Ternyata, wanita yang dinikahi adalah sosok pria yang menjadi wanita atau biasa disebut waria.

2. Pernikahan Ibu Kandung dengan Anaknya

Kasus lain pernikahan yang melanggar syarat sah nikah berada di pedalaman Gorontalo, seperti yang dilansir di laman Tribunwews. Dengan alasan tidak tahan menjanda 12 tahun dan takut si anak jatuh pada pelukan wanita lain, seorang ibu menikahi si anak.

Kasus seperti di atas mungkin berlaku untuk pernikahan di luar agama Islam. Namun, secara pandangan Islam, pernikahan seperti seperti di atas bukan hanya terlarang, tetapi mengakibatkan si buah hatinya mengalami gangguan kesehatan, minimal kesehatan batin.

3. Pernikahan Ayah Kandung dengan Putrinya

Ada sebuah vidio viral di media sosial dengan keterangan, “Pacaran selama 7 tahun, menikahnya sama ayah kandung”. Kira-kira kalimatnya seperti ini. Dalam vidio, banyak yang nampak berkaian selayaknya wanita muslimah. Bisa diperkirakan, kedua mempelai pengantinnya adalah orang yang beragama Islam.

Bila memang kasus ayah menikah anak kandung terjadi dikalangan mulism, ini sudah jelas melanggar pernikahan yakni tidak memenuhi syarat sah nikah.

4. Pernikahan Saudara Kandung

Mungkin tidak banyak pernikahan sesama saudara kandung kalau murni sama-sama suka. Karena memang terlalu sulit juga untuk menikah.

Tapi kasus hubungan badan sesama saudara kandung bisa saja banyak terjadi. Banyak sekali pergaulan saudara kandung yang sudah melewati batas seperti, berantem-beranteman, tidur satu kamar, dan lainnya. Makanya, dalam Islam, ketika anak sudah berumur di atas 5-7 tahun, harus ada pemisahan tempat tidur.

Seperti yang dilansir di laman Liputan6.com, kasus pernikahan sesama saudara kandung pernah terjadi daerah Bulukamba, Sulawesi Selatan. Alasanya, adik kandung tengah hamil 4 bulan akibat dari hubungan badannya. Pernikahan terjadi di Balikpapan.

Mungkin kasus-kasus terlarang seperti pasangan saudara kandung di atas bisa saja banyak terjadi. Hanya saja, mereka tidak sampai berhubungan badan layaknya suami-istri, atau memakai pengaman.

5. Pernikahan Wanita Muslim dengan Non Muslim

Kasus yang pernah terjadi adalah pernikahan Kalina dengan Dedy Corbuzier. Padahal, waktu itu Kalina masih beragama Islam. Sedangkan Dedy Corbuzier masih memeluk agama Katolik. Tetapi, mereka berhasil menikah dengan melanggar syarat sah nikah. Tentu, pihak Kalina yang melanggar atas syarat-syaratnya.

Kasus pernikahan beda agama memang masih dibolehkan menjalin pernikahan seperti pernikahan Jamal Mirdan dengan Lidia Kandu.

6. Ayah Tiri Menikahi Anak Tiri

Pada dasarnya, menikahi anak tiri jelas diharamkan bila untuk menjadi istri kedua.

Namun, berbeda kasus bila ibu si anak tiri meninggal dunia ketika belum pernah disentuh sama sekali, yakni belum berhubungan badan. Sebagai ganti istri yang sudah meninggal (atau cerai), ayah tiri menikahi anak dari mantan istri. Hal ini sesuai seperti yang dilansir Nu.or.id

Tetapi, siapa yang tahu bahwa si istri sudah digauli atau belum? Hanya pihak mantan istri dan suami yang mengetahui sudah digauli atau belum.Masalahnya, bagaimana bila si istrinya meninggal dunia? Siapa yang menjadi saksi?

Namun, kasus pernikahan ayah dengan anak tiri pun pernah terjadi. Tiada lain awal mulanya karena sudah dihamili atau disetubuhi terlebih dahulu. Kondisi seperti ini sudah dianggap kriminal, apalagi dilakukan pada anak umur 13 tahun.