Diduga Mesum, Muda Mudi Terciduk di Kamar Kos Rembang

BERITA REMBANG, Lingkarjateng.id – Petugas Satpol PP Kabupaten Rembang rutin melakukan razia di sejumlah tempat seperti kos-kosan, warung kopi, dan kafe karaoke. Hal ini bertujuan untuk menekan adanya penyakit masyarakat atau pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) selama bulan Ramadhan.

Diduga Mesum, Muda Mudi Terciduk di Kamar Kos Rembang

Saat melakukan razia, petugas Satpol PP memergoki seorang perempuan dan dua pemuda laki-laki sedang berada di satu kamar kos yang terletak di Desa Mondoteko, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Selasa malam (19/4).

 

Mereka bertiga diduga berbuat mesum di dalam kamar kos. Dari ketiga orang tersebut, dua pemuda laki-laki itu tidak membawa kartu identitas. Mereka pun kemudian diberikan pembinaan di kantor Satpol PP yang ada di Jalan Rembang-Pamotan sebelah utara embung Rowosetro.

 

Puluhan PK dan Pasangan Mesum Diamankan

 

“Ada indikasi perbuatan asusila (mesum) dilakukan oleh satu perempuan dan dua laki-laki yang sekamar,” jelas Kepala Satpol PP Kabupaten Rembang, Sulistyono.

 

Sulistyono menambahkan, razia tersebut dilakukan dalam rangka melaksanakan kegiatan tertib sosial, terlebih dalam suasana Ramadhan. Sehingga, sudah sepantasnya penertiban itu dilakukan.

 

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum yang merupakan bagian dari tertib sosial,” imbuhnya.

 

Setelah merazia kos-kosan, petugas kemudian melakukan patroli ke sejumlah warung kopi. Dalam razia tersebut, didapati dua warung kopi yang melanggar ketentuan. Warung kopi tersebut berada di Desa Sumberjo dan di Desa Ketangi.

7 Fakta Unik Seputar Mudik Lebaran

Petugas juga menyita minuman keras di warung kopi tersebut. Atas hal itu, pengelola diminta datang ke Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan. Sedangkan hasil dari razia di kafe karaoke, semuanya tutup. Pihak Satpol PP Rembang akan terus melakukan razia, harapannya penyakit masyarakat (pekat) di Kota Garam bisa semakin menurun. (Lingkar Network | R. Teguh Wibowo – Koran Lingkar)

 

REMBANG — Lingkarjateng.id Satpol PP kembali menggelar razia di kos-an, penginapan dan cafe karaoke di Kabupaten Rembang, Sabtu (6/11) malam. Hasilnya tujuh pasangan mesum bukan suami istri dan puluhan pemandu karaoke (PK) diamankan di Kantor Satpol PP untuk mendapat pembinaan.

Petugas menyisir kamar- kamar di penginapan dan usaha kos-kosan di wilayah Rembang. Ternyata ditemukan perempuan dan laki- laki yang bukan suami istri berada di dalam kamar.

Setidaknya ada tujuh pasangan mesum bukan suami istri yang dipergoki berduaan di dalam kamar. Petugas juga mendapatkan barang bukti yang menguatkan, diantaranya kondom bekas dipakai dan minuman keras.

“Dari hasil kegiatan razia ini, kami temukan sebanyak tujuh pasangan yang bukan suami istri di dalam sejumlah kamar hotel dan kost yang diduga melanggar norma asusila. Mereka kita bawa ke kantor untuk dilakukan pendataan dan pembinaan,” Jelas Teguh Maryadi Kabid Tribumtransmas Satpol PP Kabupaten Rembang.

Teguh menambahkan pihaknya juga mendatangi sejumlah tempat hiburan malam kafe karaoke di Kota yang terkenal dengan Batik Tulis Lasemnya itu. Dari tempat hiburan itu, Satpol PP mengamankan 70 wanita pemandu karaoke yang berpakaian seksi.

“Selain itu kami infokan juga kepada pengusaha dan pengelola tempat hiburan malam, untuk tetap mematuhi PPKM Level Dua jam operasional maksimal pukul 21.00 WIB,” ujarnya.

Pihak Satpol PP Rembang rutin menggelar razia guna menjaga keamanan dan ketertiban umum, terlebih saat ini masih pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Selain itu sebagai upaya masih mewujudkan Rembang yang juga dikenal sebagai kota santri bisa bersih dari penyakit masyarakat, seperti yang dideklarasikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan puluhan Organisasi Masyarakat, Organisasi Sosial dan Organisasi Mahasiswa beberapa waktu yang lalu di Kantor Bupati. (Lingkar Network / Koran Lingkar Jateng)