Cereal Bayi

Mungkin banyak yang sudah pernah membuat sarapan dengan produk Cereal Bayi di rumah? Seperti yang kita tahu, sereal merupakan jenis sarapan instan yang sangat mudah untuk dibuat. Karena cukup menyeduhnya dengan air panas atau hangat sesuai selera saja.

Meskipun kandungan di dalam sereal ini sangat bagus dan bermanfaat bagi tubuh, tidak sedikit Bunda yang ragu memberikan sereal pada sang buah hati. Hal tersebut memang wajar. Terlebih bagi Bunda yang super protektif.

Pasalnya, Bunda tidak terlalu yakin atau khawatir jika sereal yang diberikan kepada bayi ternyata mengandung banyak gula buatan, sedikit protein, dan rendah nutrisi penting lainnya. Sehingga kebutuhan nutrisi bayi tidak dapat terpenuhi dengan baik.

Bagi Bunda yang ingin memberikan cereal untuk bayi, ada beberapa bahan yang perlu diperhatikan. Berikut kami rangkum beberapa bahan penting yang harus diperhatikan saat membeli cereal untuk diberikan kepada bayi :

  1. Serat

Saat membeli cereal, usahakan mencari sereal yang memiliki kandungan whole grain atau gandum utuh. Agar dapat mengetahuinya, Anda bisa membaca di bagian kotak daftar nutrisi yang ada di bagian samping kemasan luar sereal yang sudah dibeli sebelumnya.

Pastikan Anda membeli sereal yang ada informasi gandum utuh di bagian pertama sereal tersebut. BPOM juga sudah membuat aturan dengan mewajibkan produsen menuliskan bahan sesuai komposisi dalam produk tertentu.

Dengan memilih jenis sereal yang berani menuliskan gandum utuh di urutan pertama, Bunda tentunya bisa mendapatkan sereal yang bagus dan tentunya didominasi dengan bahan tersebut. Kebutuhan serat setiap harinya mencapai 3 gram per porsi.

  1. Hindari atau batasi kandungan sodium

Banyak orang yang mengkonsumsi sereal hingga 2 porsi per sarapan supaya lebih kenyang. Meskipun Anda mendapat jumlah kalori yang cukup, pastikan sereal yang dikonsumsi tidak kelebihan sodium. Pasalnya, satu porsi sereal punya kandungan 200 mg sodium.

Belum lagi ditambah dengan 100 mg dari segelas susu yang telah dicampurkan  dengan sereal. Untuk itu, carilah sereal bagi yang punya kandungan sodium tidak lebih dari 240 mg.

Bagi Anda yang ingin lebih kenyang dari biasanya, tak ada salahnya menambahkan pisang atau kacang-kacangan ke dalam sereal. Dengan catatan, pisang dan kacang yang digunakan masih fresh atau segar agar kandungannya lebih bagus.

  1. Pastikan komposisi gulanya rendah

Dikutip dari laman Eatingwell.com, usahakan untuk mencari sereal yang menuliskan gula untuk bahan terakhir di daftar bahan yang mereka gunakan. Artinya gula di sereal tersebut adalah bahan yang paling sedikit di produk yang anda gunakan.

Tak hanya iti saja, pastikan juga lebih waspada terhadap bentuk lain dari gula. Sebut saja seperti konsentrat jus atau juga buah kering yang telah ditaburi dengan gula. Dibanding memakai sereal yang punya buah kering, lebih baik menggunakan buah yang masih segar.