Cara Mengurus Asuransi Kecelakaan Berdasarkan Tipe Wajib Kamu Tahu!

Asuransi kecelakaan merupakan penyelamat terbesar ketika musibah menimpa. Kamu bisa menerima kompensasi dari kerugian yang terjadi. Untuk menghindari kebingungan, kamu perlu mengetahui cara mengurus asuransi kecelakaan dengan benar sesuai dengan jenis kecelakaan yang terjadi.

Cara Mengurus Asuransi Kecelakaan Sesuai Dengan Jenis

Pengurusan bukanlah hal yang sulit. Setelah kamu mengetahui ketentuan tiap jenis, kamu pasti dapat melewati proses pengurusan tanpa kendala apapun. Inilah ketentuan wajib yang perlu kamu catat pada setiap jenis kecelakaan.

1. Asuransi Kecelakaan Diri

Kecelakaan diri menyelimuti luka ringan, luka berat, cacat sementara, cacat permanen, dan bahkan kematian. Di dalam asuransi ini, penggantian rugi secara finansial, pengobatan, ataupun perawatan dapat di klaim. Cara mengurus asuransi tipe ini adalah dengan mengisi formulir klaim terlebih dahulu.

Selain itu, dokumen yang paling penting adalah surat keterangan dari dokter. Pernyataan dari dokter akan menjadi bukti kuat akan situasi kecelakaan pribadi. Kemudian, fotokopi KTP dan polis asuransi adalah dokumen terakhir yang perlu dilengkapi.

2.  Asuransi Kecelakaan Kerja

Asuransi ini adalah bentuk perlindungan di dalam lingkungan kerja dan sudah dianggap sangat penting. Jika ada insiden menimpa di saat dalam tugas, asuransi ini akan menanggung seluruh biaya pengobatan, perawatan, dan bahkan santunan untuk keluarga pekerja jika kematian terjadi.

Yang perlu dilakukan dalam pengurusan penerimaan asuransi adalah dengan mempersiapkan surat keterangan dokter dalam bentuk form dari BPJS. Selain bukti pernyataan dari petugas medis, dokumen yang dibutuhkan lainnya adalah fotokopi kartu BPJS, kwitansi biaya pengobatan, fotokopi identitas diri, dan surat keterangan polisi.

3.  Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi mengingatkan betapa pentingnya pencegahan. Asuransi ini merupakan salah satu bentuk dari perlindungan jika insiden yang tidak diinginkan terjadi. Resiko yang akan di berikan santunan adalah yang luka ringan, luka berat, cacat sementara, cacat permanen, dan kematian.

Cara mengurus asuransi kecelakaan ini adalah memberikan dokumen penting korban, seperti fotokopi KTP, akta kelahiran, dan kartu keluarga. Selain itu, bukti kecelakaan dan kwitansi asli biaya perawatan juga penting. Jika terjadi kematian, maka keluarga pun harus memilih ahli waris dan melengkapi dokumen sehingga santunan dapat turun.

4.  Asuransi Kecelakaan Pesawat

Asuransi ini dikhususkan untuk korban dalam perjalanan pesawat. Umumnya, asuransi ini sudah termasuk di dalam biaya pembelian tiket pesawat di mana maskapai akan memberikan santunan kepada keluarga korban. Di dalam asuransi ini, kamu bisa mengajukan pencairan asuransi kecelakaan diri, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi perjalanan jika ada.

Cara mengurus asuransi kecelakaan ini adalah memberikan bukti berupa tiket pesawat, dokumen bagasi, surat muatan udara, dan bukti pendukung lainnya. Keberadaan bukti memungkinkan pihak maskapai untuk memperbolehkan pihak korban untuk mengisi pengajuan klaim.

Setelah itu, dokumen lain harus diserahkan kepada pihak asuransi, yaitu, surat keterangan kecelakaan dari pihak berwajib setempat, surat akta kematian dari rumah sakit, dan dokumen pelengkap identitas korban. Jika semua dokumen telah lengkap, kamu hanya tinggal menunggu asuransi untuk cair.

Apakah Sekarang Kamu Sudah Tahu Cara Mengurus Asuransi Kecelakaan Berdasarkan Jenisnya?

Mengurus asuransi memang mengharuskan kamu memahami ketentuan. Jika kamu kehilangan satu tahapan, proses klaim asuransi dapat terhambat. Jika kamu membutuhkan bantuan supaya mempercepat proses tanpa pusing, kamu dapat meminta bantuan agen asuransi mobil terbaik khusus untuk kecelakaan lalu lintas.