Begini Cara Lapor PPH Tahunan Badan Secara Online

Wajib Pajak (WP) Badan tidak hanya memiliki kewajiban dalam membayarkan dan menyetorkan pajak usahanya saja. Sebagai seorang Wajib Pajak (WP) tentu anda juga berkewajiban melaporkan pajak melalui Surat Pemberitahuan (SPT). Dalam melaporkan SPT tentu WP Badan perlu mengetahui dokumen atau berkas yang harus disiapkan sebagai persyaratan lapor SPT Badan. Simak penjelasannya pada ulasan berikut ini.

Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) harus disampaikan oleh Wajib Pajak baik WP Pribadi maupun WP Badan. Terutama WP Badan yang harus menyampaikan SPT PPh setiap tahunnya. Dimana ketentuan penyampaian  SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Perpajakan. Untuk lebih memudahkan anda, konsultan pajak Serpong bisa menjadi alternatif tepat untuk setiap urusan pajak anda.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menyediakan saluran penyampaian SPT Pajak Penghasilan (PPh) Badan melalui e-SPT pada DJP Online. Dimana e-SPT yang dihadirkan melalui layanan DJP Online merupakan sebuah aplikasi penyampaian SPT Tahunan PPh Badan secara online. Aplikasi e-SPT Tahunan PPh Badan ini dapat digunakan oleh Wajib Pajak (WP) Badan yang menggunakan pembukuan lebih mudah dan praktis. WP Badan bisa melaporkan SPT Tahunan PPh Badan secara online dengan lebih efektif.

SPT Tahunan PPh Badan adalah surat yang memuat bukti pembayaran pajak tahunan yang disetorkan oleh WP Badan. Bukti penyetoran pajak dari SPT Tahunan PPh tersebut wajib dilaporkan pada Dirjen Pajak. Konsultan pajak Serpong merupakan alternatif tepat untuk melaporkan SPT tahunan PPh lebih mudah dan praktis. Berikut ini aturan terkait kewajiban dalam melakukan laporan PPh Badan yang telah diatur dalam Peraturan Dirjen Pajak, meliputi:

1. Mengisi Formulir 1771

Untuk melakukan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT)Tahunan PPh Badan, WP Badan perlu mengisi Formulir 1771. WP Badan yang yang menggunakan formulir SPT 1771 ini merupakan badan usaha seperti PT, CV, UD, organisasi, yayasan dan perkumpulan.

2. Periode Pelaporan SPT Tahunan Badan

Periode pelaporan SPT Tahunan PPh badan memiliki batas pelaporan. Dimana SPT Tahunan PPh Badan harus dilaporkan paling lambat pada tanggal 30 April tahun pajak berikutnya.

3. Ketentuan Pengisian SPT Tahunan Badan

Ketentuan pengisian SPT Tahunan PPh Badan tentu perlu dipahami dengan baik oleh WP Badan. Ketentuan pelaporan SPT Tahunan PPh Badan berdasarkan terdiri dari:

  • Mengisi formulir SPT Tahunan PPh Badan dengan benar, lengkap, dan jelas. Baik itu dalam perhitungan, penulisan dan diisi dengan sebenarnya sesuai keadaan.
  • SPT harus diisi dengan lengkap karena memuat semua unsur yang berkaitan dengan objek pajak dan unsur lain yang harus dilaporkan.
  • SPT Tahunan PPh Badan haruslah diisi dengan jelas, yakni mulai dari asal-usul atau sumber objek pajak dan unsur lainnya yang perlu dilaporkan.
  • SPT harus ditandatangani dimana selanjutnya disampaikan ke KPP (Kantor Pelayanan Pajak) tempat WP Badan dikukuhkan.
  • Lakukan pengisian SPT Tahunan PPh badan 1771 melalui softwareSPT elektronik atau e- Selanjutnya membuat file CSV SPT 1771 dan melakukan pengisian e-Filing SPT Tahunan PPh Badan.
  • Perpanjangan jangka waktu pelaporan SPT Tahunan PPh badan dapat dilakukan dalam jangka waktu paling lama sekitar dua bulan. Dengan ketentuan melakukan pemberitahuan secara tertulis sesuai dengan ketentuan Ditjen Pajak.
  • WP Badan juga harus mencantumkan lampiran yang berupa dokumen-dokumen tambahan sebagai kelengkapan dokumen pelaporan SPT Tahunan PPh Badan.

Melaporkan SPT tahunan bukan hanya jadi tanggung jawab Wajib Pajak pribadi, tapi juga badan. Selain dengan datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat, perwakilan Wajib Pajak badan juga bisa mengurusnya melalui online di website DJP. Dengan begini, Wajib Pajak dapat menyampaikan SPT tahunan badan kapan saja dan di mana saja. Berikut panduan cara lapor SPT tahunan badan online.

Panduan daftar EFIN untuk E-Filing pajak

Langkah awal sebelum menerapkan cara lapor SPT tahunan badan online adalah mendapatkan EFIN untuk bisa mengisi E-Filing pajak. EFIN bisa Anda dapatkan dengan mendatangi KPP setempat. Setelah mendapatkan EFIN, lakukan aktivasi online melalui website DJP. Berikut langkahnya.

  • Masuk ke laman DJP online. Isikan NPWP dan nomor EFIN yang telah didapatkan.
  • Setelahnya, Anda akan dialihkan ke laman informasi mengenai Wajib Pajak yang telah terisi. Namun, untuk memastikan, sebaiknya cek lagi apakah data yang di-input sudah benar.
  • Lanjutkan tahap registrasi dengan mengisi alamat email aktif dan nomor ponsel. Setelah itu, buat password atau kata sandi dengan menggunakan kombinasi angka dan huruf. Klik ‘Simpan’.
  • Cek email di mana tautan aktivasi EFIN akan dikirimkan oleh DJP. Klik tautan tersebut dan EFIN pun selesai diverifikasi.
  • Anda siap melakukan pengisian laporan SPT tahunan badan online.

Dokumen apa saja yang perlu diunggah saat pelaporan SPT badan

Tak cukup hanya dengan EFIN, cara lapor SPT tahunan badan online juga membutuhkan dokumen penting perusahaan yang harus disiapkan sebelumnya. Dokumen ini akan diunggah melalui laman DJP sehingga sebaiknya Anda siapkan dulu bentuk soft file-nya.

  • Formulir SPT 1771 untuk lapor SPT badan
  • Laporan keuangan
  • Laporan Penyampaian Country by Country Report
  • Laporan Debt to Equity Ratio dan Utang Swasta Luar Negeri (khusus Wajib Pajak PT yang membebankan utang)
  • Penghitungan Peredaran Bruto dan Pembayaran (khusus Wajib Pajak PP 46)
  • Ikhtisar Dokumen Induk dan Dokumen Lokal (khusus Wajib Pajak dengan transaksi Hub Istimewa)
  • Daftar nominatif (dafnom) biaya entertainment jika ada
  • Dafnom biaya promosi jika ada
  • Laporan Tahunan Penerimaan Negara, khusus Wajib Pajak Migas
  • SSP PPh Pasal 26, Laporan Keuangan Konsolidasi/Kombinasi, dan Pemberitahuan Bentuk Penanaman Modal, khusus untuk Bentuk Usaha Tetap (BUT).

Cara lapor SPT tahunan badan online

Setelah Anda menyiapkan seluruh dokumen tadi dalam bentuk soft file, sekarang silakan lanjutkan ke langkah lapor SPT tahunan badan online melalui website DJP. Langkah-langkahnya ada di bawah ini.

  • Masuk ke akun E-Filing Anda di website DJP Online, https://djponline.pajak.go.id/account/login
  • Klik ‘E-Filing’ dan pilih ‘Buat SPT’ untuk mulai cara lapor SPT tahunan badan online.
  • Selanjutnya Anda akan diberikan beberapa pertanyaan terkait kondisi keuangan dan pendapatan badan. Isi pertanyaan ini dengan sebenar-benarnya agar sistem mampu menentukan jenis formulir SPT yang tepat sesuai profil Anda.
  • Kalau sudah menjawab pertanyaan, Anda akan dialihkan ke laman formulir pengisian data. Isi dan lengkapi formulir tersebut.
  • Klik ‘Berikutnya’ dan Anda akan menerima ringkasan SPT serta pengambilan kode verifikasi.
  • Masukkan kode verifikasi yang telah Anda dapatkan melalui alamat email pendaftar ke kolom ‘Kolom Verifikasi’. Klik ‘Kirim SPT’ dan cara lapor SPT tahunan badan online pun selesai.

 Cara lapor SPT tahunan badan online sekarang sudah sangat mudah dengan mengakses dari laman DJP online. Tinggal menyiapkan file dokumen dan EFIN, Anda sudah bisa melaporkan SPT tahunan badan di mana saja dan kapan saja.

Selain melalui DJP, lapor pajak dengan mengisi E-Filing juga dapat diakses dari Ayo! Pajak yang merupakan aplikasi pajak online untuk semua kalangan. Dengan Ayo! Pajak, melaporkan dan merevisi semua SPT bisa dilakukan mudah dan efisien.

Mudah Urus Pajak Lainnya di Klikpajak by Mekari yang Terintegrasi

Klikpajak.id memiliki fitur lengkap dan cara yang simpel untuk melakukan berbagai aktivitas perpajakan, mulai dari menghitung, membayar dancara lapor pajak maupun badan dalam satu platform.

Klikpajak akan menghitung kewajiban pajak dengan tepat dan akurat sehingga Sobat Klikpajak terhindar dari kesalahan penghitungan yang dapat menyebabkan pengenaan sanksi denda pajak.

Selain mudah untuk bayar dan lapor SPT pajak penghasilan, apa saja fitur lengkap Klikpajak lainnya yang semakin memudahkan urusan perpajakan Sobat Klikpajak?

Tunggu apalagi? Segera Aktifkan Akun Pajak Klikpajak sekarang juga dan nikmati kemudahan kelola pajak perusahaan kapan saja dan di mana saja.